Senin, 16 Desember 2019

Ruang gema sangat bukan nyata


Kisah tentang merasakan
Kisah tentang dirasakan
Berpadu dalam potret
Aku kehilangan introspeksi
Ketika cermin melihat diri
tapi, menjadi watak orang lain
Di sini ruang gema
sangat bukan nyata
Sama sekali, bukan!

Rantauprapat, 16 Oktober 2019

Kepada hujan



Segenap yang tercurah kepada hujan
Menyeka suka cita yang perih
Meletakan kasih sayangnya untuk kehidupan yang terus diingat senantiasa
Turunlah ......
Simbahi ladang gersang
Tempat ini gerah sudahi resah
Turunlah hujan.....
Penuhi penantian dalam doa yang berkepanjangan
Kepada hujan
Dengan Rahmat Tuhan
Mohon Lengkapilah

(Rantauprapat, 19 September 2019)

Harus lebih percaya diri

Walaupun kamu jarang mandi, dakimu setebal gunung berapi, Wajahmu acak-acakan seperti rumah habis kebanjiran.
Namun cinta tetaplah cinta, ia akan tetap menempatkan posisimu ditempat yang sangat berarti yang bernama hati.

Nasehatku

Salah satu pertimbangan kekecewaan dalam hidup adalah membiarkan pikiran di perbudak harta benda.

Nasehatku

Seiring waktu wajah tubuh ini kan usang. Lantas tak jua menyadarkan Takwa terhadap-Nya

Bersembunyi dibalik kita

Mengapa kita lupa siapa kita dulunya. Dan mengapa kita lupa darimana kita tercipta
Atau kita memang benar benar sudah lupa. Teori teori dasar membumbung tinggi ke angkasa menghardik manusia disebelah seolah paling benar diantara makhluk lainnya. Siapakah yang bersembunyi di balik kita?

Senin, 09 Desember 2019

Pak tua

Pak tua
terbaring di atas kursi lesu
bertemankan bantal di kepala
tidur dengan dendam di dalam cerita yang sulit mensyukuri kehidupannya
Ini cerita
aku butuh bacaan, narasi, berita pada faktanya
Pak tua
dengan dendam mengutuk diri.
bagi pikiran
bagi hati
(Rantauprapat, 26 oktober 2016)

Catatan ku

Anak anak yang berkreasi, kreatif, lalu smart dan bermanfaat lainnya.. ialah lahir dari rahim ibunya yang begitu luar biasa kuat dan hebat. ...